Ashafidz's Blog

Archive for August 2009

Pada suatu hari, Umar ibnul Khaththab melakukan perjalanan ke negeri Syam ditemani seorang budaknya. Karena terlalu tawadhu dan lembutnya, ia naik unta bergantian dengan budaknya, sedangkan ketika itu ia tengah memegang jabatan Amirul Mu’minin.

Jika sampai giliran umar r.a. yang menaiki unta, maka budaknya berjalan kaki sambil memegang tali kendali. Setelah itu, mereka ganti posisi, Umar r.a. turun dan berjalan kaki beberapa waktu sambil memegang tali kendali, sedangkan budaknya naik ke atas unta. Begitu seterusnya, mereka saling bergantian menaiki unta sampai mereka telah hampir sampai di negeri Syam.

Ketika itu, yang mendapat giliran untuk menaiki unta adalah si budak, maka si budak naik keatas unta, sedangkan Umar r.a. berjalan kaki sambil sambil memegang tali kendali. Ketika Umar r.a. tengah berjalan, ia melihat kolam air. Kemudian ia turun ke kolam air tersebut sambil memegang tali kendali dan menyelipkan sandal di ketiak sebelah kirinya.

Ketika sedang melakukan hal itu, ia dihampiri oleh Abu Ubaidah ibnul Jarrah, yang ketika itu menjabat sebagai amir negeri Syam. Dia adalah salah satu orang diantara sepuluh orang yang diberitakan akan masuk surga.

Kemudian Abu Ubaidah ibnul Jarrah berkata kepadanya, “Wahai Amirul Mu’minin, para pembesar negeri Syam akan keluar menemuimu. Alangkah tidak layaknya jia mereka menyaksikanmu dalam kondisi seperti ini”.

Akan tetapi, jawaban yang diberikan oleh Umar r.a. adalah, “Allah telah memuliakan kita dengan agama Islam , Allah adalah Mahalembut dan Dia menyukai kelembutan dalam segala sesuatu. Lalu mengapa aku tidak bisa bersikap lembut kepada budakku, dengan merendahkannya dan bersikap takabur kepadanya? Wahai saudaraku, apakah kamu telah lupa apa yang telah dilakukan oleh Rasulullah saw. yang merupakan teladan dan panutan bagi kita semua, ketika beliau memperbaiki sendiri sepatunya dan menambal sendiri bajunya?”.

semoga bermanfaat.

Advertisements
Tags:

Pada zaman Khalifah Abu Bakar ash-Shidiq r.a., seperti diriwayatkan dari Ibnu Abbas r.a., pernah terjadi kekeringan dan kelaparan. Dalam situasi seperti ini, ada orang yang tamak dan ingin mengeruk keuntungan sebesar-besarnya dengan menaikkan harga komoditas barang dagangannya.

akan tetapi, dalam situasi seperti itu kita dapati Utsman r.a. (menantu Nabi Muhammad saw.) memberikan contoh yang baru dan mulia dalam bersedekah di jalan Allah dengan mengharap balasan dan pahala dariNya. Di samping itu, ia juga berusaha keras untuk menenangkan kaum Muslimin dan mengurangi beban kesulitan.

Read the rest of this entry »

Tags: ,

Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Al-bukhari :

Rasulullah –Shallallaahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda: “Sesungguhnya Umrah pada bulan Ramadhan adalah seperti Haji bersama Aku.”

Dalam Hadist tersebut cukup jelas bahwa Umroh dibulan ramadhan mendapat pahala yang sangat besar, sama halnya juga dengan pahala haji.

Namun perlu diingat meskipun sama dengan pahala ber-haji, umroh dibulan Ramadhan tidak dapat menggugurkan kewajiban haji bagi orang yang mampu melaksananakan haji…

semoga bermanfaat

Dari Ali bin Abi Thalib ra bahwa dia berkata: Nabi SAW ditanya tentang keutamaan-keutamaan tarawih di bulan Ramadhan. Kemudian beliau bersabda:
  1. Orang mukmin keluar dari dosanya pada malam pertama, seperti saat dia dilahirkan oleh ibunya.
  2. Dan pada malam kedua, ia diampuni, dan juga kedua orang tuanya, jika keduanya mukmin.
  3. Dan pada malam ketiga, seorang malaikat berseru dibawah ‘Arsy: “Mulailah beramal, semoga Allah mengampuni dosamu yang telah lewat.”
  4. Pada malam keempat, dia memperoleh pahala seperti pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqan (Al-Quran).
  5. Pada malam kelima, Allah Ta’ala memeberikan pahala seperti pahala orang yang shalat di Masjidil Haram, masjid Madinah dan Masjidil Aqsha.
  6. Pada malam keenam, Allah Ta’ala memberikan pahala orang yang berthawaf di Baitul Makmur dan dimohonkan ampun oleh setiap batu dan cadas.
  7. Pada malam ketujuh, seolah-olah ia mencapai derajat Nabi Musa a.s. dan kemenangannya atas Fir’aun dan Haman.
  8. Pada malam kedelapan, Allah Ta’ala memberinya apa yang pernah Dia berikan kepada Nabi Ibrahin as
  9. Pada malam kesembilan, seolah-olah ia beribadat kepada Allah Ta’ala sebagaimana ibadatnya Nabi saw.
  10. Pada Malam kesepuluh, Allah Ta’ala mengaruniai dia kebaikan dunia dan akhirat.
  11. Pada malam kesebelas, ia keluar dari dunia seperti saat ia dilahirkan dari perut ibunya.
  12. Pada malam keduabelas, ia datang pada hari kiamat sedang wajahnya bagaikan bulan di malam purnama.
  13. Pada malam ketigabelas, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari segala keburukan.
  14. Pada malam keempat belas, para malaikat datang seraya memberi kesaksian untuknya, bahwa ia telah melakukan shalat tarawih, maka Allah tidak menghisabnya pada hari kiamat.
  15. Pada malam kelima belas, ia didoakan oleh para malaikat dan para penanggung (pemikul) Arsy dan Kursi.
  16. Pada malam keenam belas, Allah menerapkan baginya kebebasan untuk selamat dari neraka dan kebebasan masuk ke dalam surga.
  17. Pada malam ketujuh belas, ia diberi pahala seperti pahala para nabi.
  18. Pada malam kedelapan belas, seorang malaikat berseru, “Hai hamba Allah, sesungguhnya Allah ridha kepadamu dan kepada ibu bapakmu.”
  19. Pada malam kesembilan belas, Allah mengangkat derajat-derajatnya dalam surga Firdaus.
  20. Pada malam kedua puluh, Allah memberi pahala para Syuhada (orang-orang yang mati syahid) dan shalihin (orang-orang yang saleh).
  21. Pada malam kedua puluh satu, Allah membangun untuknya sebuah gedung dari cahaya.
  22. Pada malam kedua puluh dua, ia datang pada hari kiamat dalam keadaan aman dari setiap kesedihan dan kesusahan.
  23. Pada malam kedua puluh tiga, Allah membangun untuknya sebuah kota di dalam surga.
  24. Pada malam kedua puluh empat, ia memperoleh duapuluh empat doa yang dikabulkan.
  25. Pada malam kedua puluh lima , Allah Ta’ala menghapuskan darinya azab kubur.
  26. Pada malam keduapuluh enam, Allah mengangkat pahalanya selama empat puluh tahun.
  27. Pada malam keduapuluh tujuh, ia dapat melewati shirath pada hari kiamat, bagaikan kilat yang menyambar.
  28. Pada malam keduapuluh delapan, Allah mengangkat baginya seribu derajat dalam surga.
  29. Pada malam kedua puluh sembilan, Allah memberinya pahala seribu haji yang diterima.
  30. Dan pada malam ketiga puluh, Allah ber firman : “Hai hamba-Ku, makanlah buah-buahan surga, mandilah dari air Salsabil dan minumlah dari telaga Kautsar. Akulah Tuhanmu, dan engkau hamba-Ku.”

semoga bermanfaat

Bahwa puasa Ramadhan diwajibkan bagi muslim yang berakal, telah mencapai usia baligh, sehat, tidak sedang bepergian dan tambahan untuk muslimat sedang tidak dalam keadaan haid atau nifas. Jadi, puasa tidak diwajibkan bagi orang kafir, orang gila, orang sakit, orang yang sedang dalam perjalanan (musafir), wanita yang sedang haidh atau nifas, orang tua yang lemah, wanita hamil dan ibu menyusui, dan anak kecil yang belum baligh.

Memang anak kecil yang belum mencapai usia baligh tidak memiliki kewajiban melakukan puasa,akan tetapi orangtuanya memiliki kewajiban untuk mendidik dan mengenalkan tentang kewajiban puasa. Bahkan kalau sudah mendekati usia baligh, orangtua harus menyuruh anak mereka untuk menjalankan puasa sehari penuh agar mereka terbiasa. Dengan begitu orangtua akan mendapatkan pahala memerintahkan kebaikan seperti disebutkan dalam hadits Nabi Saw., “Siapa yang menunjukkan jalan kebaikan maka dia akan memperoleh pahala seperti yang didapatkan oleh orang yang melakukan kebaikan tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang mengerjakannya.”

Diawal bulan ramadhan anak-anak dilatih untuk berpuasa setengah hari yaitu pada waktu adzan dhuhur mereka diperbolehkan makan dan minum secukupya, setelah itu mereka meneruskan puasanya kembali, jika sudah mampu menjalankan puasa cara ini mereka ditingkatkan levelnya puasa 3/4 hari  dimana mereka diperbolehkan makan pada waktu adzan ashar.

semoga bermanfaat



		
Tags: ,

Kebutuhan kalori tubuh kita pada waktu bulan ramadhan sama saja dengan kebutuhan kalori pada bulan-bulan biasanya, yang berbeda adalah pola waktu makan, yang biasanya 3 kali yaitu pagi, siang dan malam. Dan pada bulan ramdhan ini pola makan yang baik adalah tetap 3 kali yaitu pada waktu sahur, buka dan setelah shalat tarawih.

Menu sehat bulan ranadhan ini adalah pada waktu berbuka, usakan memakan buah-buahan yang manis-manis seperti melon, semangka dll. Dan pada waktu sahur dianjurkan untuk meminum air sebanyak-banyaknya agar pada waktu siang hari kita tidak mengalami dehidrasi.

semoga bermanfaat

Daftar jadwal imsak bisa di download

Aceh:
http://www.ziddu.com/download/5949655/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_nad.pdf.html

banten:
http://www.ziddu.com/download/5979137/banten.pdf.html

Bantul:
http://www.ziddu.com/download/5979136/bantul.pdf.html

banjarmasin:
http://www.ziddu.com/download/5979138/banjarmasin.pdf.html

balikpapan:
http://www.ziddu.com/download/5979139/balikpapan.pdf.html

Bandar Lampung:
http://www.ziddu.com/download/5949608/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_bandarlampung.pdf.html

Bangka Tengah:
http://www.ziddu.com/download/5949658/jadwal_ramadhan_1430_bangka_tengah.pdf.html

Bengkulu:
http://www.ziddu.com/download/5949606/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_bengkulu.pdf.html

Batam:
http://www.ziddu.com/download/5949607/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_batam.pdf.html

Bogor:
http://www.ziddu.com/download/5979191/bogor.pdf.html

bandung:
http://www.ziddu.com/download/5979140/bandung.pdf.html

cilacap:
http://www.ziddu.com/download/6084015/cilacap.rar.html

Ciamis:
http://www.ziddu.com/download/5979189/ciamis.pdf.html

Denpasar
http://www.ziddu.com/download/5979190/denpasar.pdf.html

Medan:
http://www.ziddu.com/download/5949605/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_medan.pdf.html

Jambi:
http://www.ziddu.com/download/5949609/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_jambi.pdf.html

Padang:
http://www.ziddu.com/download/5949654/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_padang1.pdf.html

Pekanbaru:
http://www.ziddu.com/download/5949659/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_pekanbaru1.pdf.html

Palembang:
http://www.ziddu.com/download/5949657/jadwal_ramadhan_1430_palembang1.pdf.html

Pangkal Pinang:
http://www.ziddu.com/download/5949656/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_pangkalpinang.pdf.html

Jakarta:
http://www.ziddu.com/download/5979188/jakarta.pdf.html

Tegal :

http://www.ziddu.com/download/5979192/jadwal_imsakiyah_ramadhan_1430_pakarfisika_tegal.pdf.html

kediri:
http://www.ziddu.com/download/5979220/kediri.pdf.html

kuningan:
http://www.ziddu.com/download/5979222/kuningan.pdf.html

jember:
http://www.ziddu.com/download/5979223/jember.pdf.html

yogyakarta:
http://www.ziddu.com/download/5979374/yogyakarta.pdf.html

jepara:
http://www.ziddu.com/download/5979224/jepara.pdf.html

samarinda:
http://www.ziddu.com/download/5979375/samarinda.pdf.html

salatiga:
http://www.ziddu.com/download/5979377/salatiga.pdf.html

semarang:
http://www.ziddu.com/download/5979378/semarang.pdf.html

mataram
http://www.ziddu.com/download/5979313/mataram.pdf.html

kupang
http://www.ziddu.com/download/5979314/kupang.pdf.html

palangkaraya
http://www.ziddu.com/download/5979312/palangkaraya.pdf.html

pontianak:
http://www.ziddu.com/download/5979311/pontianak.pdf.html

makasar :
http://www.ziddu.com/download/5979315/makassar.pdf.html

singaraja:
http://www.ziddu.com/download/5979379/singaraja.pdf.html

poso:
http://www.ziddu.com/download/5979376/poso.pdf.html

Tags: